Close

Komisi I DPRD Sayangkan Bupati Lebak Tak Mau Moratorium Ijin Alfamart dan Indomart

suasana minimarket

TOPTIME.CO.ID, RANGKASBITUNG – Ketua Komisi I DPRD Lebak, H. Enden Mahyudin sangat menyayangkan sikap Pemkab Lebak yang tak mau melakukan penundaan sementara  ( moratorium)  penerbitan izin baru minimarket Indomaret dan Alfamart di Lebak.

Dikatakan H. Enden Mahyudin, sudah banyak warung-warung kecil, bahkan di perdesaan yang bangkrut karena kalah bersaing dengan toko modern.

“Kasihan warung-warung kecil yang dipaksa bersaing dengan toko waralaba, jelas warung akan kalah,” kata Ketua Komisi I DPRD Lebak, H. Enden Mahyudin, Rabu (6/11/2019) malam.

Selain itu, menurut politisi PDI Perjuangan ini, kendati ada produk lokal yang diakomodir pihak Indomart dan Alfamart tapi tetap tidak sebanding dengan  dengan bangkrutnya para pedagang kecil, yang ada di sekitar Alfamart dan  Indomart.

“Kami tak akan berhenti mendesak agar moratorium ijin pendirian Alfamart dan Indomart segera dilakukan,” tandasnya.

Usulan Komisi I DPRD Kabupaten Lebak agar dilakukan moratorium (Penundaan sementara) penerbitan izin baru waralaba minimarket Indomaret dan Alfamart ditolak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

“Tidak akan moratorium,” kata Iti kepada awak media, di Gedung DPRD Lebak, Selasa (5/11/2019).

Kendati menolak usulan Komisi I, Iti menjelaskan, Pemkab Lebak akan tetap melakukan kajian terhadap minimarket sesuai tata ruang wilayah (RTRW).

“Kami akan mengkaji sesuai RTRW, jadi misalnya jaraknya yang berdekatan akan kami atur,” jelas Iti.(*)

scroll to top