Close

Kasi Penmad Kemenag Lebak Akui Ada Madrasah Mark Up Jumlah Siswa Penerima BOS

ilustrasi BOS

TOPTIME.CO.ID, LEBAK, BANTEN – Diduga telah terjadi penggelembungan jumlah siswa di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta yang beralamat di Kecamatan Cileles. Hal ini diungkap oleh narasumber yang layak dipercaya namun enggan disebutkan namanya, Senin (30/9/2019)

Sumber ini mengatakan, saat ini pihak Kemenag Lebak sedang melakukan penyelesaian masalah tersebut dengan melakukan verifikasi dan pemanggilan kepada pengelola madrasahnya.

Masih kata sumber ini, dugaan penggelembungan jumlah siswa tersebut berakibat kelebihan pembayaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai puluhan juta yang diterima madrasah bersangkutan.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) pada Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak, Sudirman saat dikonfirmasi TOP TIME , Selasa (1/10/2019) melalui aplikasi whatsapp membenarkan adanya dugaan penggelembungan data siswa penerima BOS di salah satu Madrasah Tsanawiyah di Kecamatan Cileles.

Kata dia, pihaknya sudah melakukan verifikasi dan pemanggilan Kepala Madrasah yang bersangkutan.

Masih kata dia, berdasarkan pengakuan kepala madrasah yang bersangkutan, kejadian penggelembungan jumlah siswa penerima BOS itu bukan faktor kesengajaan.

Sebagai tindaklanjutnya Kepala Madrasah yang bersangkutan sudah membuat surat pernyataan di atas materai untuk tidak akan mengulangi dan siap mengembalikan kelebihan anggaran BOS yang diterima.

Namun saat ditanya sanksi apa yang diberikan kepada madrasah yang diduga menggelembungkan jumlah siswa penerima BOS tersebut, Kasi Penmad tidak membalas. (*)

scroll to top