Close

Harga Elpiji 3 Kg Melambung Tinggi, DPRD dan Disperindag Lebak Lakukan Sidak

Politisi ini Ungkap Empat Penyebab Carut Marut Distribusi LPG 3kg di Lebak

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak dari Partai Perindo Aad Firdaus ungkap penyebab harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan langkanya Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg di Kabupaten Lebak

TOPTIME.CO.ID, LEBAK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Lebak bersama Disperindag, Satpol PP melakukan sidak kelapangan terkait amburadulnya pendistribusian elpiji 3 Kg di Kabupaten Lebak.


Pada sidak tersebut, legislatif bersama eksekutif menemukan mahalnya harga Elpiji 3 Kg ditingkat konsumen.

Menurut Abrurohman, salah seorang anggota dewan kepada wartawan mengatakan, sidak kelapangan tersebut dalam rangka melakukan pengecekan terkait tingginya harga elpiji dimasyarakat.

Hasilnya kata Abdurahman, memang terbukti dilapangan banyak yang menjual elpiji diatas harga eceran tertingi kepada masyarakat. Hal itu disebabkan oleh alur penjualan dari hulu ke hilir mulai dari konsumen, pengecer, pangkalan hingga agen.


“Betul kita menemukan harga elpiji diatas harga eceran tertinggi kemasyarakat secara bervariasi mulai dari Rp28 ribu sampai dengan Rp30 ribu. Hal tersebut terjadi, karena konsumen membeli kepengecer Rp30 ribu, pengecer beli kepangkalan Rp18 Ribu sampai Rp22 ribu, ” Kata Abdurahman.


Kata Abdurahman, pihaknya akan memanggil agen dan pangkalan untuk membahas permasalahan mahalnya harga elpiji. Karena, agen mempunyai kewenangan untuk melakukan pembinaan kepada pangkalan, “kata Abdurahman.


Sementara itu, Agus Reza, kepala bidang Perdagangan pada Disperindag mengatakan, seluruh agen akan dipanggil oleh DPRD.
” Para agen akan dipanggil oleh dewan, “kata Agus.(*)

scroll to top