Close

Dewan Sebut Beberapa Program Pemkot Bekasi Perlu Dihapus atau Dikurangi

Nuryadi Darmawan, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi

TOPTIME.CO.ID, KOTA BEKASI – Pasca pelantikan formasi Alat Kelengkapan Dewan (AKD), disinggung soal langkah-langkah kedepan dari Komisi III, Nuryadi Darmawan, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan mengatakan ada beberapa program yang harus dihapus atau dikurangi, salah satunya Kartu Sehat.

Dikatakan Nuryadi,
pihaknya akan mengusulkan ke Badan Anggaran agenda-agenda atau program-program yang memang sudah tidak layak, kemudian sudah tidak punya manfaat buat masyarakat untuk dihapus atau dikurangi.

“Karena ada beberapa program-program yang saya pikir harus dirubah atau dihilangkan, contoh Kartu Sehat (KS), bantuan-bantuan hibah yang sebenarnya dari turun-temurun kembali kesitu-situ lagi. Terus agenda atau proyek rutinitas yang seharusnya sudah kita kerjakan itu tidak diulang lagi. Nah, kajian-kajian ini tergantung Pendapatan Asli Daerah kita,” ujarnya, Jum’at (4/10/2019).

Sebagai wakil rakyat dia berjanji akan memberikan yang terbaik buat Kota Bekasi.

“Pertama, inikan saya dipilih sudah yang ketiga kali (3 Periode) oleh rakyat. Kemarin saya bekerja secara maksimal di Komisi IV, sekarang saya di tugaskan oleh Partai untuk di Komisi III. Komisi III ini ya jantungnya APBD, jantungnya Pemerintahan bisa berjalan normal ya di Komisi ini. Langkah-langkah strategis yg kita akan ambil adalah mencermati Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita yang terkini,” papar Nung.

Nung menambahkan, juga akan dilihat APBD tahun-tahun sebelumnya dan tahun ini yang mana yang mau dibahas, targetnya, Komisi III yang baru dibentuk ini marwahnya adalah bagaimana bisa meningkatkan target PAD.

“Ada konsekuensi logis tentunya dalam sebuah pertumbuhan ekonomi. Kita mapping dalam draf yang ada di APBD kita yang terkini itu, saya lihat ada nomenklatur yang seharusnya sudah tidak ada, masih muncul, ” ungkapnya.

Kata dia, sangat dipahami apa yang digambarkan dan tertuang dari renja SKPD, tetapi, kita juga lihat dan mencermati Pemerintah Daerah dalam hal ini Wali Kota dalam mencermati perkembangan-perkembangan terkait defisit anggaran tahun lalu.

“Bahkan, Wali Kota sendiri menyampaikan akan keparahan yang terjadi, dalam hal ini dan kurang maksimalnya pencapaian target PAD oleh SKPD penghasil,” tandas mantan Ketua DPD KNPI Kota Bekasi ini. (*)

scroll to top