Close

Banyak Keluhan Kurang Mebeler Sekolah, Walikota Akan Panggil Kadisdik

Walikota Bekasi Rahmat Effendi

TOPTIME.CO.ID, KOTA BEKASI – Banyaknya keluhan para orangtua terkait mebeler yang tidak mencukupi di ruang kelas Walikota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi.

BACA JUGA : https://toptime.co.id/wakil-walikota-bekasi-ajak-siswa-kurangi-sampah-plastik/

” Saya akan panggil nanti Kadisdik,” tegas Walikota Bekasi. Senin (19/8/2019)

Dikatakanya, Disdik itu harusnya pengajuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Jangan sampai penerimaan siswa baru murid masuk sekolah dia (Disdik-red) baru ngitung beli kursi meja, harusnya dibeli sebelum bulan Maret. 

” APBD kan sudah disahkan November, APBD berlaku 1 Januari pukul  00.00. Harusnya jangan sampai pada saat penerimaan siswa baru, siswa baru udah diterima belajar kursi masih kosong meja kosong harusnya dibeli sebelum atau minimal sama dengan saat penerimaan,” kata Rahmat. 

Saat disinggung apakah kinerja Disdik dinilai buruk ? Rahmat mengatakan bukan persoalan buruk atau baik. Tapi bagaimana belajar baik.

Rahmat juga menjelaskan bahwa setiap tahun mebeler harus ada. Karena tiap tahun menerima murid. 

“Laju pertumbuhan anak-anak itu berapa persen, kalau Empat persen kan tinggal dihitung dari jumlah kan banyak ratusan. Partisipasi masyarakat itu bukan barang haram, tapi partisipasi masyarakat harus di korelasikan dengan kebutuhan,” tandasnya.

Dia mencontohkan, ketika sekolah butuh 300 kursi dan meja, pemerintah mampunya 200 berarti tinggal 100. Maka Kepseknya bisa panggil Komite dan orangtua murid dan bermusyawarah dan berpartisipasi dilakukan dengan benar  transparan. Setelah mendapat sumbangan barang dari dari orangtua siswa, sekolah lapor ke Dinas pendidikan untuk selanjutnya dilaporkan ke BKAD untuk masuk neraca tercatat. (AJ)

scroll to top