Close

Bahaya bagi Kesehatan dan Keselamatan Warga, Pengolahan Limbah B3 Ilegal di Babelan

TOPTIME.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – SELAMA puluhan tahun gudang penyulingan limbah B3 (bahan beracun dan berbahaya) jenis Thinner beroperasi ditengah-tengah lingkungan Warga Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi diduga tidak memiliki izin resmi dari pemerintah daerah, Kamis (15/8/2019).

Pantauan TOPTIME.CO.ID di sekitar gudang penyulingan B3 untuk dijadikan Tinner tersebut mengeluarkan aroma sangat menyengat. Parahnya lagi, usaha penyulingan thinner di Kampung Baru, Desa Kedung Pengawas ini diduga membuang limbah penyulingan ke aliran sungai juga drainase warga.

Berdasarkan informasi dan keterangan dari beberapa pengelola Limbah B3 di wilayah Babelan, membenarkan terkait usaha yang tak berizin dan berbahaya, belum memiliki dokumen perizinan dari Pemerintah Daerah dan Kementerian hingga saat ini.

“Ya memang izin usaha kami hingga saat ini belum ada, karena terbentur aturan. Kami hingga saat ini belum bisa mendapatkan dokumen perizinan tersebut,” ungkap Sanan salah satu pengusaha Limbah B3 jenis Thinner di Babelan kepada awak media beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui, Thinner adalah salah satu bahan kimia yang berbahaya. Thinner sangat berbahaya bagi kesehatan, apabila sering menghirup (pasif maupun aktif) bahan kimia jenis ini dapat mengakibatkan kerusakan pada saluran pernafasan.

Thinner merupakan zat cair yang berfungsi untuk mengencerkan berbagai jenis cat, seperti cat kayu, besi ataupun dinding juga agar lebih cepat kering. Thinner juga biasa digunakan perusahaan manufaktur. (*)

scroll to top