Close

Akan Disidang, Terdakwa Kasus Narkoba Meninggal

Ilustrasi

AJ – KOTA BEKASI 

TOPTIME.CO.ID – Terdakwa, RIDWAN JUMARWAN yang didakwa Primair : Pasal 114 ayat 1 dan Subsider pasal 112 ayat 1 UU Narkotika, dikabarkan meninggal dunia pada saat mau disidangkan  di Pengadilan Negeri Bekasi, Rabu 7/8/2019.

Hubungan Masyarakat (Humas) Pengadilan Negeri  (PN) Bekasi, Djuyamto, melalui Pers rilis menerangkan bahwa pada hari Rabu 7/8/2019 sekira pukul 14.00 WIB, Ketua Majelis Hakim perkara tersebut yaitu Ibu Tri Yuliani membuka sidang, namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu Ibu Eriani menyampai kan tidak dapat menghadirkan Terdakwa karena Terdakwa sakit, lalu Ketua Majelis menyatakan bahwa jika benar sakit maka semestinya ada surat keterangan sakit dari dokter Rutan, kemudian sidang ditutup dengan alasan Terdakwa tidak dihadirkan oleh JPU di persidangan. Jum’at (9/8/2019)

Kata dia, beberapa jam kemudian, JPU melaporkan kepada Ketua Majelis Hakim di luar persidangan bahwa Terdakwa meninggal dunia di RSUD Bekasi, lalu Ketua Majelis menyarankan agar JPU meminta Surat Kematian Terdakwa dimaksud dan untuk lebih mengetahui sebab-sebab Terdakwa meninggal dan sampai saat ini kami belum memperoleh informasi lebih lanjut.

“Secara Yuridis tahanan nya adalah dalam status tahanan hakim, tapi secara fisik menjadi tanggung jawab Rutan dan JPU,” terang Djuyamto, Jumat (9/8/19) pagi kepada Awak Media 

Berdasarkan informasi yang didapat, Awak media  mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal pada hari Kamis 8/8/2019 guna melakukan komfirmasi  Kepala Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal, Made membenarkan.

“Benar ada satu orang tahanan meninggal di tahanan PN Bekasi saat akan mengikuti sidang kasus yang menjerat dia, kasus narkoba setelah mendapat laporan dari anggota,” ungkapnya.

Lebih lanjut Made menjelaskan, setiap tahanan yang akan mau mengikuti sidang selalu diperiksa kesehatannya oleh petugas, jika ada tahanan yang sakit akan diberi pengobatan. Terkait meninggalnya salah satu tahanan di sel tahanan PN Bekasi berdasarkan informasi dari anggota, selama tahanan tersebut di Lapas tidak ada keluhan sama sekali bahkan disaat tahanan tersebut mau akan sidang, sehat-sehat aja jadi tidak ada masalah, ujar dia.

Kalau mau informasi lebih jelas tentang penyebabnya, silahkan teman-teman ke pihak JPU, imbuhnya.

Sementaraitu ketika mau di komfirmasi Kepala Seksi Piadana Umum (Kasie Pidum) Kejaksaan Negeri Kota Bekasi tidak ada di tempat juga  JPU Eriani  yang menangani kasus tersebut tidak ada ditempat.

” Pak Kasie Pidum tidak ada ditempat dan Bu Eriani tidak ada di tempat,” Kata petugas jaga piket di Kejari Kota Bekasi (*)

scroll to top