Close

Ada 17 Orang Terjaring Dalam Operasi Antik Polres Tanjabbar

Ada 15 Orang pelaku pengedar Narkotika telah diamankan Kepolisian Tanjab Barat dalam Operasi Antik Tahun 2020, sedang Dua Orang dilakukan Rehabilitasi. ini diungkapkan langsung oleh Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH saat Pers Rilis di Kantor Polres Tanjab Barat, Rabu (18/3/2020).

TOPTIME.CO.ID, TANJABBAR – Ada 15 Orang pelaku pengedar Narkotika telah diamankan Kepolisian Tanjab Barat dalam Operasi Antik Tahun 2020, sedang Dua Orang dilakukan Rehabilitasi. ini diungkapkan langsung oleh Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH saat Pers Rilis di Kantor Polres Tanjab Barat, Rabu (18/3/2020).

“Dari operasi antik yang berjalan selama 20 hari mulai dari tanggal 25 Februari hingga 15 Maret 2020, Satgas Operasi Antik dibantu Jajaran Polsek berhasil mengamankan 17 orang terduga tersangka, dua diantaranya merupakan wanita sedangkan 15 lainnya laki-laki,” ungkap Kapolres.

Ditambahkannya, “selain mengamankan 15 orang tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis Sabu, kurang lebih seberat 11 gram dan Narkoba jenis Ganja kurang lebih seberat 19 gram serta beberapa alat elektronik (handphone) dan sejumlah uang tunai. 15 tersangka yang kita amankan ini dijerat dengan Pasal 112 atau 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” ujar Kapolres Tanjab Barat.

Diantara 17 Orang yang diamankan, ada Dua tersangka berinisial F (pria-red) dan U (perempuan-red) yang juga Terjaring, namun dikarenakan tidak cukup bukti, namun Urinenya positif, maka dilakukan tindak lanjut untuk Rehabilitasi.

“Untuk F sendiri, dari hasil penyidikan lebih lanjut, bahwa barang bukti yang kita temukan saat dilakukan penangkapan, Barang Bukti diakui F milik salah satu tersangka berinisial S. Ada F sama S waktu itu, sudah kita lakukan pemeriksaan mendalam bukti-bukti bentuk lain baik itu alat komunikasi serta keterangan para saksi, barang bukti tersebut diakui milik S dan keberadaan F saat itu bersama dengan S yang rencananya mungkin akan menggunakan sabu tersebut bersama sama. Tapi, hasil Urine F positif, maka kita tetap tindaklanjuti, kita lakukan penegakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku, F kita kirim ke rehabilitasi,” terang Kapolres.

Berita ini merupakan laporan dari M. Rahim, Wartawan TOP TIME yang bertugas di wilayah Tanjab Barat dan sekitarnya. (*)

scroll to top